Category: Mujahidin


surat-abu-qatadah-alfalestini

Sebuah Risalah Untuk Para Pelaku Jihad dan Yang Mencintai Jihad

Dari Syaikh Abu Qatadah Al-Falistini (Semoga Allah Menguatkan dan Membebaskannya Dari Penjara Thagut)

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Dan hanya padaNya kita berlindung

Segala puji bagi Allah Sang Penguasa alam semesta, shalawat dan salam semoga terlimpahkan pada Muhammad Al-Amin, keluarga dan para sahabatnya, amma ba’du.

Adapun surat ini saya tulis dalam rasa sakit yang teramat dalam, dan jika bukan karena Allah telah mengambil perjanjian atas setiap hambanya (untuk menyampaikan kebenaran)maka tidaklah saya merasa memiliki beban untuk menyampaikan masalah ini. Dan demi Allah saya sungguh telah berusaha semampu saya dan saya sangat takut untuk menyembunyikan kalimatul haq.

Sungguh saya telah berusaha baik secara rahasia ataupun terang-terangan untuk meluruskan perkara yang patut diluruskan pada semua yang berada diatas jalan jihad. Akan tetapi sebagian mereka lepas kendali dalam kebatilan, keburukan dan kesesatan. Dan akhirnya arah perjuangan mereka malah menghancurkan jihad dan tak ada lagi kebaikan untuk perkembangan jihad.

Adapun kalimat-kalimat yang ada disini memang tertuju pada kepemimpinan Daulah Islam di Iraq dan cabangnya di Syam. Telah sangat jelas padaku dan saya tidak ragu sedikitpun bahwa jama’ah ini dibawah kepemimpinan Dewan Militer dan Syari’atnya yang telah mengeluarkan fatwa-fatwa atas segala tindak-tanduk mereka membuktikan bahwa mereka adalah anjing-anjing neraka (Kilabun Naar) merekalah yang paling sesuai dengan apa yang Rasulullah shallalhu ‘alaihi wasallam sabdakan:

“Mereka memerangi kaum muslimin dan malah membiarkan para penyembah berhala, sungguh jika aku bertemu dengan mereka pasti akan kuperangi mereka sebagaimana diperangi kaum ‘Ad.”

Saya tidak ragu merekalah orang-orang yang dimaksud di hadits ini karena sifat dan perbuatan mereka. Sungguh saya telah berusaha mengajukan pertanyaan pada mereka agar mereka mendengar hujjah dan nasehatku. Kalimatku ini saya tujukan pada mereka yang masih tetap bersama ISIS dan masih ada kecendurungan dalam dirinya pada sunnah, Islam dan taqwa serta rasa takut untuk menumpahkan darah kaum muslimin tanpa hak. Hadits diatas adalah jawaban kepada mereka yang menolak untuk memberi cap khawarij kepada ISIS.

Sebagian beranggapan tidak tepat menuduh mereka khawarij karena aqidah mereka walaupun atas sikap pengkafiran mereka pada pelaku dosa besar, maka hadits nabi diatas menjelaskan dengan jelas agar menamakan mereka khawarij tanpa perlu melihat lagi pada alasan-alasan pembenaran diri mereka.

Sungguh sifat para pemimpin khawarij di masa Ali Radhiyallahu anhu adalah sangat sama dengan sifat para pemimpin mereka hari ini. Merekalah yang telah memerangi para ahlul haq seperti Jabhah Nusrah, semoga Allah senantiasa melindungi mereka, para pemimpin dan ulama mereka –Amin-. Sesungguhnya pembangkangan mereka pada pemimpin dan Imam Jihad semisal Syaikh Al-hakim Aiman Az-Zawahiri atau klaim bahwa Syaikh Az-Zawahiri telah berubah dan menyimpang menunjukkan mereka sedang memperjualbelikan kalimat-kalimat kosong yang menjelaskan pada kita tidak adanya pengalaman matang mereka di medan jihad dilihat dari i’tiqad, statement dan metode yang mereka tempuh. Baca lebih lanjut

 

Walaupun dalam saat yang kritikal tetapi Solat sebagai Jambatan Ke Syurga tetap ditunaikan, tanpa tangan sebelah, paha berlumuran darah, berwuduk dengan bantuan sahabat seperti sahabat Rasulullah SAW, Tanah Kuburan telah digali, namun tetap gagah dan bertenaga melakukan solat, semoga menambahi rahmat dan Ihsan padanya, sesungguhnya telah berjayalah ibu bapa, guru dan ustaz, sahabat dan taulan yang mendidiknya. Semua mereka yang terlibat dalam membina jiwa sebegini pasti mendapat habuan Syurga daripada Allah SWT, bergembiralah mereka yang Ihklas dalam perjuangan dan kehidupan bersama Allah SWT… Lihatlah Ikhwah semua, mati yang diredhai Allah SWT

 Beliau yg ada dalam video ini adalah seorang mujahidin chechnya, chechnya adalah sebuah negara yg hingga detik ini masih terjajah oleh Rusia. Mereka berjuang demi tegaknya Islam di tanah chechnya, mereka rela berkorban harta dan nyawa demi menegakkan kebenaran. Kemenganan dan kejayaan smoga selalu menyertai mereka. Takbir!! Allahuakbar!

%d blogger menyukai ini: