Logo SRAUX COMMUNITY

LATAR BELAKANG PENDIRIAN

Pertimbangan kearah pendayagunaan sumber daya pemuda Indonesia  belumlah menjadi prioritas utama pemerintah. Sebagai dampaknya para pemuda banyak yang menganggur dan nihil aktivitas. Akhirnya munculah komunitas–komunitas yang berisikan para pemuda dimana aktifitasnya lebih mengedepankan pada emosi dan kenikmatan sesaat, seperti “drugers” (komunitas underground yang senang berpesta pora dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang).

Pemuda pada dasarnya adalah “Agent of Chenge”, suatu agen yang harus mampu melakukan perubahan. Semangat, keberanian, dan keinginan untuk belajar adalah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh para pemuda. Banyak para pemimpin revolusioner yang memangku tangkup jabatannya disaat usianya masih muda.

Oleh karena itu perlu adanya suatu wadah organisasi yang mampu mengembangkan kreatifitas para pemuda. Menempatkannya pada suatu lingkup organisasi yang mampu menampung bakat dan minat para pemuda. Sehingga akhirnya mampu menelurkan  ide-ide dan inofasinya yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas pada umumnya.

SRAUX COMMUNITY sebagai organisasi yang didayagunakan secara menyeluruh bagi pengembangan sumber daya pemuda ini akan menghasilkan para pemuda yang mampu bertindak secara logika dan mengedepankan keilmiahan dalam berpikir.  Yang pada akhirnya mampu berbaur dengan masyarakat untuk bersama membangun bangsa dan Negara.

Organisasi ini merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki nilai-nilai kepemudaan dan berperan aktif dalam membangun Indonesia. Dalam mewujudkan peran, secara efektif dan efisien, para pemuda berhimpun dalam suatu organisasi yang diatur dalam suatu Anggaran Dasar Komunitas Sehati Serasa Seukhwah.